
Ketika berada di kamar hotel, sering kali tamu akan menemukan fasilitas brankas yang biasanya terletak di kabinet atau lemari. Namun, brankas biasanya jarang digunakan oleh tamu hotel.
Brankas digunakan untuk tamu menyimpan barang-barang berharga. Sebenarnya, hotel termasuk area yang aman.
Kendati demikian, tamu hotel tetap mesti waspada dalam menjaga keamanan barang-barang pribadinya. Sebab, hal-hal buruk bisa saja terjadi, termasuk barang-barang yang hilang dicuri.
Seorang pakar keamanan perjalanan membeberkan alasan sebenarnya kenapa tamu mesti memakai brankas yang terdapat di kamar hotel mereka.
Carolyn Pearson, yang merupakan CEO dan Pendiri Maiden Voyage, sebuah bisnis yang didedikasikan untuk membuat perjalanan lebih aman, berbagi tips, trik, dan saran keselamatan kepada wisatawan.
Carolyn menyebutkan salah satu alasan spesifik kenapa tamu hotel mesti memakai brankas di kamar mereka. “Saya akan selalu menyimpan barang-barang berharga saya di brankas,” ujar Carolyn seperti dikutip Sun Online Travel.
Hal itu karena pekerja hotel tak jarang membuka pintu saat mereka membersihkan kamar tamu supaya dapat dilewati troli besar mereka. Ini bisa menjadi kesempatan orang lain masuk ke kamar kamu.
Apabila kamar tengah dibersihkan saat kamu menginap, barang-barang berharga seperti laptop, jam tangan, ponsel, botol parfum di meja rias barangkali bisa terlihat lewat pintu yang terbuka karena pekerja kebersihan hotel berada di dalam kamar.
Orang yang berniat jahat bisa saja mengaku kepada pekerja hotel itu bahwa dia merupakan penghuni kamar dan melupakan sesuatu di kamar. Orang itu bisa dengan mudah mengambil barang-barang berharga yang tertinggal di meja.
Ketimbang kamu mengambil risiko tersebut, Carolyn merekomendasikan untuk menyimpang seluruh barang penting dan berharga di brankas kamar hotel dengan aman.
Sementara itu, untuk menjaga keamanan kamar, Carolyn menganjurkan supaya tamu meminta resepsionis tidak menyebutkan nomor kamar mereka di meja check-in.
“Usai mereka membacakan nomor kamar, staf resepsi bakal memberikan petunjuk arah ke kamar para tamu,” ujarnya.
Petunjuk tersebut membantu tamu menemukan kamarnya, tapi hal itu dapat berisiko apabila terdapat orang yang berniat jahat ketika mendengarnya. Jadi, tamu bisa meminta nomor kamar dituliskan saja oleh resepsionis, supaya tamu lain tidak tahu di kamar mana kamu menginap.