Makanan khas di berbagai negara yang mengunggah selera tentunya akan membuat wisatawan ingin kembali datang berkunjung ke negara tersebut untuk mencicipi makanan khasnya. Selain keindahan, makanan yang lezat juga dapat ‘menjual’ negara tersebut di mata wisatawan.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3944350/original/093546700_1645681510-za.jpg)
Makanan khas pertama yakni makanan khas dari negara Hongkong yang bernama Egg Waffles atau Wafel Telur. Hongkong sangat terkenal dengan makanan-makanan yang dijual di pinggir jalan atau makanan jalanannya. Wafel telur sendiri menjadi salah satu makanan favorit di Hongkong.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3944351/original/004751300_1645681511-xc.jpg)
Hidangan ini pertama kali ditemukan tepat setelah perang Korea ketika orang membuat sup dengan sisa makanan apa pun yang bisa mereka makan. Perbedaan dari budae jjigae dulu dan kini adalah dari bahan-bahannya. Dulu seseorang membuatnya dengan sisa makanan yang tersedia, kini seseorang membuat budae jjigae dengan bahan yang segar.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3944352/original/014443700_1645681511-xz.jpg)
Makanan yang bernama jianbing ini juga bisa menjadi makanan pilihan ketika sedang berpergian menjejalahi setiap sudut kota indah di China.
4. Boerewors Roll (Afrika Selatan)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3944353/original/025958500_1645681511-xcm.jpg)
Boerewors roll adalah makanan Afrika Selatan seperti hot dog dengan rasa daging yang sebenarnya. Biasanya disajikan dengan bawang dan saus tomat, namun seseorang juga bisa menambahkan makanan apa pun agar ciptakan perpaduan makanan yang lezat.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3944354/original/037833600_1645681511-xw.jpg)
Makanan selanjutnya adalah Zapiekanka dari Polandia. Zapiekanka tersebut hampir sama dengan makanan baguette yang berasal dari Perancis. Orang Polandia memutuskan untuk meningkatkannya dan menambahkan jamur, keju, saus tomat, dan bawang hijau di atasnya.